Ketua TP PKK Tulang Bawang Hadiri Rakor dan Baksos Donor Darah IBI

TULANG BAWANG GS – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulang Bawang, Herlinawati Qudrotul, menghadiri rapat koordinasi dan bakti sosial donor darah yang digelar oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tulang Bawang, bertempat di Kantor IBI Tuba, Kecamatan Menggala Timur, Selasa (20/01/2026).

Dalam kegiatan bakti sosial donor darah tersebut, IBI Tulang Bawang berhasil mengumpulkan kurang lebih 40 kantong darah.

Dalam sambutannya, Herlinawati Qudrotul menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah berharap IBI Kabupaten Tulang Bawang terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, serta kesehatan reproduksi.

Pemerintah daerah, lanjutnya, menaruh harapan besar kepada seluruh bidan di Kabupaten Tulang Bawang untuk turut mendukung dan berpartisipasi dalam mengatasi stunting, yang merupakan salah satu program prioritas Bupati Qudrotul Ikhwan.

“Saya atas nama pribadi maupun Pemerintah Daerah mengapresiasi seluruh bidan di Kabupaten Tulang Bawang atas ketulusan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Tantangan ke depan semakin berat, namun target kita adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi menjadi zero persen,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua IBI Tulang Bawang, Susi Arlina, menyampaikan bahwa kehadiran Ketua TP PKK pada kegiatan tersebut memberikan semangat tersendiri bagi pengurus dan anggota IBI dalam menjalankan kegiatan organisasi.

Pada kegiatan tersebut, selain menggelar rapat koordinasi awal tahun, IBI Tulang Bawang juga melaksanakan donor darah dengan peserta pendonor berasal dari bidan-bidan se-Kabupaten Tulang Bawang.

“Momen hari ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara bidan-bidan di Tulang Bawang dengan Tim Penggerak PKK. Alhamdulillah, semula ditargetkan 30 kantong darah, yang terkumpul mencapai lebih dari 40 kantong darah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Susi Arlina juga berharap ke depan Pemerintah Daerah dapat lebih memperhatikan keberadaan dan kesejahteraan bidan-bidan di Kabupaten Tulang Bawang.

Mengingat saat ini masih banyak rekan seprofesi yang belum diangkat menjadi PPPK maupun PPPK Paruh Waktu, serta masih banyak yang bekerja sebagai tenaga sukarela di sejumlah puskesmas.

“Saya berharap kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, agar lebih memperhatikan kesejahteraan bidan-bidan, khususnya bidan di Kabupaten Tulang Bawang,” pungkasnya. (Agus).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *