Lapas Way Kanan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Polres, Kodim dan BNNK

WAY KANAN GS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan melaksanakan razia gabungan dan tes urine bagi petugas serta warga binaan, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, serta pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Razia melibatkan Polres Way Kanan, Kodim 0427 Way Kanan, dan BNNK Way Kanan.

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Way Kanan, Riski Burhanuddin, dan diikuti pejabat struktural serta petugas Lapas Way Kanan. Turut hadir Kepala BNNK Way Kanan AKBP Iedwan Mahpi bersama 10 anggota BNNK, lima anggota Satnarkoba Polres Way Kanan, serta tiga anggota Kodim 0427 Way Kanan.

Razia menyasar sejumlah potensi kerawanan, khususnya peredaran dan penyalahgunaan narkotika, penggunaan telepon seluler atau alat komunikasi secara ilegal, serta aktivitas penipuan atau scamming yang berpotensi dilakukan dari dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Way Kanan, Riski Burhanuddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Bahwa kegiatan ini bertujuan mencegah dan memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Lapas, membersihkan Lapas dari kepemilikan alat komunikasi/handphone ilegal guna memberantas praktik scamming dan pengendalian tindak pidana dari dalam kamar hunian,” kata Riski.

Menurutnya, razia gabungan juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga konsistensi program zero Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba).

“Zero Halinar membutuhkan integritas dan kerja bersama. Sinergi dengan TNI, Polri dan BNN harus terus diperkuat melalui langkah nyata, mulai dari deteksi dini hingga pencegahan setiap potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mendukung implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.

Riski menegaskan, kegiatan razia gabungan akan terus dilakukan secara konsisten guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar, aman, tertib, dan kondusif. (Leh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *