TULANG BAWANG BARAT – Pembayaran advertorial media yang dipesan Sekretariat DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, hingga akhir Oktober 2026 belum juga direalisasikan. Padahal, materi publikasi tersebut telah ditayangkan dan dicetak sesuai pesanan pada Juli 2026.
Keterlambatan pembayaran selama kurang lebih tiga bulan ini dikeluhkan sejumlah pemilik media lokal yang telah melaksanakan kerja sama publikasi dengan Sekretariat DPRD Tubaba.
Salah seorang perwakilan media mengungkapkan bahwa pihaknya telah memenuhi kewajiban sesuai pesanan, tetapi hingga akhir Oktober belum menerima pembayaran.
“Kami sudah menjalankan kewajiban sesuai pesanan bulan Juli, tapi sampai akhir Oktober belum dibayar. Kami butuh kejelasan,” keluhnya.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan awak media mengenai penyebab keterlambatan pembayaran. Para pemilik media berharap Sekretariat DPRD Tubaba dapat memberikan penjelasan yang transparan sekaligus kepastian mengenai waktu pencairan dana atas pekerjaan publikasi yang telah dilaksanakan.
Saat dikonfirmasi mengenai keterlambatan tersebut, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sekretariat DPRD Tubaba, Fara Diba, belum memberikan penjelasan terperinci mengenai penyebab belum terealisasinya pembayaran.
“Sabar, nanti dikabarin,” ujar Fara Diba singkat saat dikonfirmasi pada Oktober 2026.
Pernyataan tersebut belum menjawab pertanyaan mengenai kendala yang menyebabkan pembayaran tertunda maupun kepastian waktu pencairan dana.
Para pemilik media pun masih menantikan kejelasan dari Sekretariat DPRD Tubaba terkait penyelesaian pembayaran advertorial yang telah dikerjakan sesuai pesanan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab keterlambatan maupun jadwal pembayaran. Konfirmasi lanjutan dari pihak Sekretariat DPRD Tubaba diperlukan agar persoalan ini mendapat kejelasan secara terbuka dan berimbang. (Gus)





