BANDAR LAMPUNG GS – Pemerintah Provinsi Lampung menyediakan 16 ekor sapi kurban Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden Tahun 2026 dengan bobot lebih dari 1 ton untuk disalurkan ke kabupaten/kota di Lampung menjelang Hari Raya Iduladha.
Serah terima simbolis dan penyelesaian administrasi Banmas Presiden tersebut berlangsung di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Rabu (6/5/2026). Kegiatan dihadiri perwakilan Sekretariat Presiden, Kementerian Pertanian, Balai Veteriner Lampung, Biro Kesra Provinsi Lampung, dinas peternakan kabupaten/kota, hingga para peternak terpilih.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si., mengatakan Presiden memberikan bantuan sapi kurban kepada seluruh kabupaten/kota di Indonesia dengan syarat bobot ternak minimal 1 ton atau menjadi sapi terbesar di wilayah tersebut.
Menurutnya, Provinsi Lampung sebelumnya mengusulkan sedikitnya 34 ekor sapi Banmas Presiden dengan bobot antara 900 hingga 1.300 kilogram yang berasal dari peternak lokal.
“Dari 34 ekor tersebut dilakukan seleksi dan verifikasi terkait kesesuaian syarat teknis, administratif, dan performa ternak sehingga terpilih 16 ekor sebagai calon Banmas Sapi Presiden di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Sapi dengan bobot terbesar berasal dari peternak Ashari asal Kota Metro dengan jenis Limousin seberat 1.124 kilogram.
Sebanyak 16 ekor sapi tersebut selanjutnya akan disalurkan ke masjid-masjid penerima yang telah ditetapkan masing-masing kepala daerah di kabupaten/kota.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan ucapan terima kasih Gubernur Lampung atas program Banmas Presiden yang dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat.
“Bantuan ini bukan hanya simbol kepedulian, tetapi juga wujud nyata perhatian Bapak Presiden terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan solidaritas sosial,” kata Lili Mawarti.
Sementara itu, Kepala Balai Veteriner Lampung mengingatkan para peternak agar menjaga lalu lintas orang dan ternak keluar masuk kandang guna mencegah penyebaran penyakit hewan.
Perwakilan Sekretariat Presiden, Adun Rusmawan, menyampaikan program Bantuan Kemasyarakatan Presiden diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat yang merayakan Iduladha sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah pusat dan daerah.
Usai penandatanganan administrasi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan calon masjid penerima bantuan dan pemeriksaan ternak kurban terpilih.(*)





