Kejari Tulang Bawang Gandeng Stakeholder Perkuat Program Petani dan UMKM Mitra Adhyaksa

TULANG BAWANG GS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulang Bawang menggelar Rapat Koordinasi Program Unggulan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama Koperasi Mitra Adhyaksa, Petani Mitra Adhyaksa, Jaksa Jaga Desa, serta berbagai pemangku kepentingan di Aula Kejari Tulang Bawang, Rabu (15/7/2026).

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut atas tugas direktif Presiden yang berkaitan dengan pencapaian tujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Kejaksaan RI, khususnya penguatan fungsi Advocaat General atau Jaksa Pengacara Negara, sekaligus mendukung implementasi Asta Cita ke-3 Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Koperasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pemberdayaan Kampung, lembaga pembiayaan PNM, serta perbankan Himbara seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BSI.

Kepala Kejari Tulang Bawang, Rolando Ritonga, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Kejati Lampung memberikan tugas kepada seluruh Kejari untuk membina masyarakat melalui Program Petani Mitra Adhyaksa (PUMA) dan UMKM Mitra Adhyaksa.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor pertanian, pengembangan koperasi, pembinaan pelaku UMKM, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, taat hukum, dan inklusif.

“Program ini diharapkan mampu memberikan pendampingan hukum sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Rolando.

Dalam rapat tersebut, seluruh stakeholder menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program unggulan Kejati Lampung. Sebagai tindak lanjut, masing-masing perangkat daerah dan instansi diminta mengusulkan atau merekomendasikan sedikitnya 50 koperasi, 50 pelaku UMKM, 50 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan 50 Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) untuk selanjutnya dilakukan penelitian dan pembinaan oleh Kejari Tulang Bawang.

Melalui sinergi ini, Kejari Tulang Bawang berharap terbangun komitmen bersama antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, perbankan, serta seluruh stakeholder dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang. (Gus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *