WAY KANAN GS – Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 1 Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, menggelar rapat wali murid bersama komite sekolah di aula sekolah, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan siswa.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 1 Blambangan Umpu, Mahera, S.Pd., dan dihadiri para wali murid serta pengurus komite sekolah. Pertemuan tersebut membahas berbagai program pendidikan yang akan dilaksanakan selama satu tahun ajaran, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi antara sekolah dengan orang tua.
Dalam kesempatan itu, Mahera menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan menyosialisasikan visi dan misi sekolah, program pembelajaran, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, kurikulum, tata tertib, hingga perkembangan akademik dan pembentukan karakter peserta didik.
“Melalui rapat ini kami berharap terjalin sinergi yang baik antara orang tua dan sekolah dalam melaksanakan pendidikan. Orang tua merupakan mitra aktif yang memiliki peran penting dalam mendampingi putra-putrinya selama menempuh pendidikan,” ujar Mahera.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027, SMPN 1 Blambangan Umpu hanya menerima 181 peserta didik baru yang terbagi dalam enam rombongan belajar (rombel). Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun ajaran sebelumnya yang mencapai 207 siswa dalam tujuh rombel.
“Pengurangan jumlah rombel dilakukan karena kapasitas ruang belajar yang tersedia sudah tidak memungkinkan untuk menambah kelas baru,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komite SMPN 1 Blambangan Umpu, Antoni Husin, mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah hadir dalam rapat tersebut. Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh wali murid yang kini menjadi bagian dari keluarga besar SMPN 1 Blambangan Umpu.
Antoni berharap terjalin kerja sama yang baik antara sekolah, komite, dan orang tua agar seluruh peserta didik dapat mengikuti proses belajar dengan baik sesuai aturan yang berlaku di sekolah.
Adapun sejumlah materi yang disampaikan dalam rapat meliputi sosialisasi program sekolah, perkenalan kepala sekolah, wali kelas, dan guru Bimbingan Konseling (BK), penjelasan kurikulum, tata tertib sekolah, hingga pembentukan jalur komunikasi yang efektif antara sekolah dan orang tua.
Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab, sehingga para wali murid dapat menyampaikan pertanyaan maupun masukan terkait penyelenggaraan pendidikan.
Melalui rapat ini, sekolah berharap tercipta transparansi dalam pelaksanaan pendidikan, meningkatnya dukungan orang tua terhadap proses belajar anak di rumah, serta terbangunnya komunikasi yang harmonis antara sekolah dan keluarga demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas. (Leh)





