JAKARTA GS – Langkah awal Koperasi IJP Maju Sejahtera terus mendapat penguatan. Ketua dan jajaran pengurus Koperasi Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia serta Kementerian Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (30/04/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pihak kementerian menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan koperasi yang digagas para jurnalis Pemprov Lampung. Dukungan itu termasuk membuka akses pada program pembiayaan strategis melalui LPDB-KUMKM.
Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM, Surya Wijaya, menilai inisiatif pembentukan Koperasi IJP merupakan langkah positif dalam membangun kemandirian ekonomi di kalangan wartawan.
“Kami siap mendukung dan mengarahkan agar koperasi ini dapat berkembang lebih baik, profesional, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, pihak kementerian juga membuka peluang untuk mempertemukan pengurus koperasi bersama Gubernur Lampung dengan Menteri Koperasi dan UKM. Pertemuan tersebut direncanakan untuk membahas program konkret yang dapat diterapkan di daerah sekaligus menjadwalkan agenda peresmian Koperasi IJP Maju Sejahtera.
Salah satu dukungan strategis yang ditawarkan adalah akses pembiayaan melalui LPDB-KUMKM, lembaga di bawah Kementerian Koperasi yang mengelola dana bergulir dari APBN guna memperkuat permodalan koperasi.
Program ini memberikan sejumlah kemudahan, antara lain pembiayaan berbunga rendah (maksimal sekitar 8 persen per tahun untuk skema konvensional), skema syariah dengan sistem bagi hasil, serta proses pengajuan berbasis digital melalui platform resmi. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mempercepat pengembangan usaha koperasi agar lebih produktif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Koperasi IJP Lampung, Deni Kurniawan, bersama Pengawas Koperasi yang juga Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempercepat penguatan kelembagaan koperasi yang baru dibentuk.
“Kami ingin memastikan koperasi ini dikelola dengan baik sejak awal. Karena itu, kami melakukan koordinasi langsung dengan kementerian agar mendapatkan arahan yang tepat,” ujar Deni.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah pusat sangat penting agar koperasi dapat berkembang secara profesional serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.
Deni juga menegaskan bahwa Koperasi IJP diharapkan dapat menjadi contoh bagi komunitas jurnalis lainnya dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis kebersamaan.
Dengan adanya dukungan langsung dari Kementerian Koperasi, termasuk peluang pembiayaan melalui LPDB-KUMKM serta rencana peresmian yang melibatkan menteri, Koperasi IJP Maju Sejahtera optimistis mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang kuat dan berdaya saing.
Langkah ini sekaligus menandai upaya konkret jurnalis di Lampung untuk tidak hanya berperan dalam penyebaran informasi, tetapi juga membangun kekuatan ekonomi kolektif yang berkelanjutan. (*)



