BANDAR LAMPUNG GS – Event Aesthetic Clinic Fair – The Wonderland akan segera digelar di Mall Boemi Kedaton, Bandar Lampung, pada 23–27 Juli 2025. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perawatan kesehatan dan kecantikan, serta mengenalkan berbagai produk yang beredar di pasaran dan klinik-klinik kecantikan di Lampung.
Ketua Pelaksana Aesthetic Clinic Fair, Ahmad Novriansyah, S.Kom., mengatakan bahwa kegiatan ini berada di bawah naungan Perdaweri (Perkumpulan Dokter Estetika dan Anti Aging Indonesia) dan dirancang sebagai wadah promosi, edukasi, sekaligus hiburan inspiratif bagi masyarakat.
“Melalui event ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat – khususnya para wanita – akan pentingnya merawat kulit dan kesehatan kecantikan secara menyeluruh. Tidak hanya sebagai ajang promosi, kegiatan ini juga akan mempererat koneksi antara pelaku industri dan konsumen,” ujar Ahmad kepada awak media, Minggu (29/6/2025).
Acara ini akan melibatkan sekitar 20 tenant dari berbagai sektor, termasuk klinik kecantikan ternama, institusi perbankan, serta perusahaan pendukung lainnya. Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh istri Gubernur Lampung, Batin Wulan, sebagai bentuk dukungan terhadap dunia kecantikan dan kesehatan di daerah.
Sejumlah agenda menarik telah disiapkan, mulai dari penampilan para tenant klinik kecantikan, Fashion Show ibu dan anak, lomba makeup, kontes menyanyi, hingga puncak acara Miss Aesthetic.
“Semua rangkaian ini dirancang untuk mendukung tujuan utama dari Aesthetic Clinic Fair sebagai ajang inspirasi dan pemberdayaan masyarakat di bidang estetika dan kesehatan,” jelas Ahmad.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa event ini juga merupakan bagian dari rangkaian Krakatau Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung.
Tidak hanya mengedukasi, acara ini juga menawarkan berbagai promo menarik dari tenant peserta. Aesthetic Clinic Fair – The Wonderland diharapkan menjadi event tahunan yang dinantikan, mengingat ini merupakan yang pertama kalinya digelar di Lampung, bahkan di Indonesia.
“Kami akan kemas semeriah mungkin. Selain memperkenalkan dunia estetika kepada masyarakat, ini juga menjadi bentuk kolaborasi kreatif antara pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat,” pungkasnya. (Ta).





