WAY KANAN GS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan terus berupaya menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui operasi pasar murah yang digelar di sejumlah titik selama September 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Bulog Subdivre Lampung Utara, dengan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, dan bawang merah dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Way Kanan, Alie Kandar, mengatakan operasi pasar murah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
“Operasi pasar murah ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan intervensi untuk menstabilkan pasokan dan harga. Kami bekerja sama dengan Bulog untuk menjamin kualitas dan kuantitas barang yang dijual tetap terjaga,” ujar Alie Kandar usai pelaksanaan pasar murah di Pasar Gunung Katun dan Pasar Km 2 Blambangan Umpu.
Selain operasi pasar, tim Satuan Tugas Stabilisasi Harga (SP2KP) juga diterjunkan untuk memantau perkembangan harga bahan pokok di lapangan serta mengantisipasi potensi penimbunan dan spekulasi.
Adapun jadwal pasar murah selanjutnya yakni 14 September di Pasar Way Tuba, 15 September di Pasar SP2KP Baradatu, 16 September di Pasar Bumi Baru, 21 September di Pasar Negeri Baru, dan 22 September di Pasar Banjit.
Masyarakat diimbau memanfaatkan pasar murah tersebut dan datang lebih awal karena stok komoditas yang disediakan terbatas.
Pemkab Way Kanan juga akan melakukan evaluasi secara berkala. Jika tekanan inflasi masih tinggi, frekuensi dan lokasi operasi pasar murah dapat diperluas sesuai kebutuhan. (Leh)





