BANDAR LAMPUNG GS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus mendorong penguatan sinergi antara pelaku usaha lokal dengan program strategis daerah melalui pemanfaatan potensi ekonomi di sekitar lokasi SPPG.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, mengatakan pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi bersama Satgas MBG Provinsi Lampung terkait optimalisasi ekonomi lokal.
Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut diarahkan agar keberadaan SPPG dapat menggandeng pelaku usaha seperti UMKM, koperasi, hingga kelompok tani sebagai mitra penyedia kebutuhan.
“Seluruh stakeholder sepakat SPPG harus bermitra dengan UMKM, koperasi, dan kelompok tani untuk suplai hasil pertanian,” ujar Wilson, Kamis (23/04/2026).
Menurutnya, langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan keberlangsungan pasokan kebutuhan program, tetapi juga menjadi upaya konkret dalam memberdayakan ekonomi masyarakat lokal.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menyiapkan langkah teknis guna merealisasikan kerja sama tersebut agar berjalan optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga berharap kolaborasi ini mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekitar sekaligus meningkatkan peran UMKM dalam mendukung program pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menyampaikan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat.
“Kami ingin setiap program pemerintah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi antara SPPG dan pelaku usaha lokal, kita harapkan roda perekonomian di tingkat bawah semakin bergerak dan tumbuh,” ujar Wilson Faisol.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan UMKM, koperasi, dan kelompok tani menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Ini adalah kesempatan besar bagi pelaku usaha lokal untuk naik kelas. Pemerintah akan hadir sebagai fasilitator agar kolaborasi ini berjalan baik, transparan, dan berkelanjutan,” tutupnya. (Ta).





