PRINGSEWU GS – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meninjau progres perbaikan jalan provinsi ruas Pringsewu–Kalirejo di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Jumat (14/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung hasil pekerjaan infrastruktur yang dibiayai melalui APBD Provinsi Lampung. Turut hadir anggota DPRD Provinsi Lampung Syukron Muchtar, Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, serta anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Sudiyono dan Arif Bintoro bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Pringsewu.
Menurut Riyanto, perbaikan jalan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat karena akan meningkatkan konektivitas antardaerah sekaligus memperlancar mobilitas warga.
“Pembangunan infrastruktur jalan ini tentunya sangat membantu masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, akses jalan yang semakin baik juga akan mendukung distribusi hasil pertanian, perdagangan, maupun produk UMKM,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, total panjang ruas jalan provinsi yang berada di Kabupaten Pringsewu mencapai 40,247 kilometer. Dari total tersebut, sekitar 23,587 kilometer berada dalam kondisi baik, sementara sisanya masih mengalami kerusakan dengan tingkat ringan, sedang hingga berat.
Untuk menangani kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp35,2 miliar untuk penanganan tiga ruas jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu.
Ketiga ruas tersebut yakni Pringsewu–Kalirejo sepanjang 16,392 kilometer, Pringsewu–Pardasuka sepanjang 18,797 kilometer, serta Pardasuka–Sukamara sepanjang 5,058 kilometer.
Khusus ruas Pringsewu–Kalirejo, penanganan dilakukan sepanjang 2,7 kilometer dengan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton. Pekerjaan tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp23,9 miliar.
Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan umur layanan jalan, sekaligus memberikan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Bupati Riyanto menilai peningkatan kualitas infrastruktur jalan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran arus barang dan hasil produksi dari wilayah Pringsewu.
“Dengan jalan yang semakin baik, kami berharap aktivitas ekonomi masyarakat semakin lancar dan konektivitas Pringsewu dengan wilayah lainnya juga semakin kuat,” katanya.(*)





