Rembug Merah Putih: Dari Lampung untuk Indonesia Emas

BANDAR LAMPUNG GS – Rembug Merah Putih: Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis dan Cinta Tanah Air dengan Tema: Pitutur Cinta dan Tinta Emas”. Rabu (21/5/2025) di Ruang Sungkai Kantor Gubernur Provinsi Lampung.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung M. Firsada menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan Rembug Merah Putih ini. Terutama kepada rekan-rekan panitia, peserta, serta seluruh mitra yang telah bekerja keras dan bahu-membahu hingga acara ini dapat berjalan dengan lancar. Kerja keras dan kebersamaan kita semua adalah kunci keberhasilan kegiatan ini.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Pemuda adalah tiang negara, masa depan bangsa ini berada di tangan mereka. Oleh karena itu, mereka harus dibekali dengan wawasan kebangsaan, kemampuan berpikir kritis, serta cinta yang tulus terhadap tanah air.

“Kami juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Deputi Mayor dari BNPT yang telah hadir dan memberikan arahan yang sangat berarti. Beliau menyampaikan harapan besar terkait upaya penanganan radikalisme dan terorisme, dengan menekankan pentingnya pendekatan pencegahan berbasis pembentukan pola pikir yang positif”. Ungkapnya.

Dalam hal ini, sinergi antara pemerintah, ulama, dan tokoh masyarakat sangatlah penting agar pesan-pesan kebangsaan dapat menyentuh langsung hati generasi muda. Terangnya.

Mayor Jenderal Sudiarto menegaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta mengurangi potensi penyebaran radikalisme dan terorisme di kalangan pemuda. Meskipun kondisi keamanan tampak stabil di berbagai wilayah, potensi bahaya tetap ada, terlebih jika pemuda kehilangan arah dan tidak dibekali dengan fondasi wawasan kebangsaan yang kuat.

Melalui Rembug Merah Putih ini, diharapkan para pemuda dapat menjadi insan yang kritis dalam menyikapi informasi, memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Katanya.

“Semoga kegiatan ini menjadi ruang refleksi, forum tukar pikiran, serta ajang merumuskan tinta emas berupa ide-ide gemilang dari para pemuda yang akan menjadi pewaris dan penjaga masa depan Indonesia”. Pungkasnya. (Ta).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *