TULANG BAWANG GS – Anggaran pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulang Bawang menjadi sorotan publik. Masyarakat meminta Kepala Dinas Kesehatan, Fatoni, agar lebih transparan terkait penggunaan anggaran tersebut.
Sorotan muncul setelah diketahui anggaran perjalanan dinas pada Dinkes Tulang Bawang tahun 2024 mencapai sekitar Rp15,7 miliar. Besarnya anggaran tersebut memunculkan pertanyaan dari publik mengenai efektivitas serta realisasi penggunaannya.
Selain perjalanan dinas, beberapa item anggaran lain juga turut menjadi perhatian, di antaranya:
Belanja Makanan dan Minuman pada Fasilitas Pelayanan Urusan Kesehatan (PMT Bumil KEK, PMT Bayi Balita Kurang Gizi, serta Belanja Bahan Praktik PMT) sebesar Rp3.022.149.400.
Belanja Modal Alat Kesehatan Umum Lainnya seperti temperatur logger, sanitarian kit, cold storage, peralatan puskesmas pembantu, serta pinset anatomis sebesar Rp1.529.112.952.
• Belanja Makanan dan Minuman Rapat (makan rapat biasa dan kudapan/snack) sebesar Rp1.158.920.000.
• Belanja Bahan Cetak seperti cetak leaflet sebesar Rp596.915.000.
• Instalasi Air Kotor (IPAL) sebesar Rp578.154.000.
• Belanja Obat-obatan (Formasi) sebesar Rp984.219.310.
• Belanja Modal Sumur Pemboran untuk prasarana air bersih sistem reverse osmosis sebesar Rp280.910.048.
• Belanja Bahan Cetak dan Dokumentasi Kantor seperti fotokopi folio, banner/spanduk, serta leaflet sebesar Rp243.288.300.
• Perjalanan Dinas sebesar Rp15.762.578.000.
Besarnya sejumlah pos anggaran tersebut memunculkan dugaan dari sebagian pihak terkait potensi pemborosan, bahkan dugaan mark-up atau kegiatan fiktif.
Saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi pada Kamis (5/3/2026) di Kantor Dinas Kesehatan Tulang Bawang, Kepala Dinas Kesehatan Fatoni maupun Sekretaris Dinas Sholihin tidak berada di tempat.
Menurut informasi dari petugas Satpol PP yang berjaga, keduanya tidak berada di kantor. Fatoni disebut sedang sakit, sementara sekretaris dinas sedang mengikuti rapat koordinasi.
Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Fatoni membenarkan dirinya tidak berada di kantor. “Saya tidak ada di kantor, sedang sakit. Pak sekretaris juga sedang rakor,” ujar Fatoni singkat melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kesehatan Tulang Bawang Fatoni dan Sekretaris Dinas Sholihin belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait penggunaan anggaran tersebut. (Agus).





